Bali, Jumat 9 Mei 2026, Kegiatan spiritual bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026 resmi dimulai dengan acara pelepasan para Bhikkhu yang berlokasi di Brahmavihara Arama, Buleleng. Acara tersebut berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat setempat, setelah pelepasan para Bhikkhu dilanjut menuju Tegallenge dan melewati beberapa titik dikawasan Seririt. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju wilayah Gerokgak hingga akhirnya tiba diwilayah Gerokgak hingga akhirnya tiba di warung Kenanga, Buleleng, yang menjadi tempat persinggahan dan peristirahatan pada malam hari.
Bali, Sabtu 10 Mei 2026, Perjalanan para Bhikkhu dalam rangkaian kegiatan dilanjutkan dari wilayah Buleleng menuju Jembrana dengan penuh semangat dan ketekunan, dimulai sejak pagi hari dengan berjalan kaki menuju Matahari Beach Hotel sambil melintasi sejumlah titik dalam rute yang telah ditentukan, kemudian berlanjut ke Pura Sakti, pada siang hari perjalanan diteruskan menuju Vihara Empu Astapaka di Jembrana sebagai salah satu perjalanan yang dilalui dengan penuh kesabaran, dan setibanya di lokasi, rangkaian perjalanan ditutup dengan bermalam di vihara tersebut sebagai tempat peristirahatan sebelum melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya.
Perjalanan para Bhikkhu pada Senin, 11 Mei 2026 memasuki tahap penyeberangan dari Gilimanuk menuju Banyuwangi, yang diawali dengan pemberkahan di Vihara Empu Astapaka. Kegiatan kemudian disertai sambutan dari Ketua Indonesia Walk For Peace Bapak Tosin dan Sambutan dari Sanjaya Kanginnadhi dilanjutkan dengan prosesi pelepasan oleh Bupati Jembrana, sebagai bentuk dukungan dan penghormatan, sebelum akhirnya para Bhikkhu berjalan bersama menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk melanjutkan perjalanan penyeberangan.
Kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026 ini tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga merupakan perjalanan batin yang mengandung makna mendalam tentang perdamaian, cinta kasih, dan harmoni dalam keberagaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan perdamaian dapat terus tersampaikan dan menginspirasi masyarakat luas untuk hidup rukun serta saling menghormati.
Perjalanan ini menempuh lintas Provinsi Bali, Jawa Timur, Hingga Jawa Tengah dan Yogyakarta, dengan target tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk menanamkan nilai-nilai kedamaian, kebajikan, serta memperkuat persaudaraan dalam keberagaman.

